Tingkatkan Kapasitas Pemasaran Digital, DT Peduli Solo Gelar Pelatihan untuk Anggota KUBE Sambal Mbok Tama

DTPEDULI.ORG | SOLO - Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Solo Bersama Koperasi Pemberdayaan Ummat (KOPMU) DT menyelenggarakan Kegiatan Pembekalan dan Pelatihan Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Sambal Mbok Tama.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (25/06/2026) ini menghadirkan materi mengenai strategi pemasaran digital melalui platform TikTok sebagai salah satu media promosi yang efektif bagi pelaku UMKM.
Pelatihan dipandu oleh Oscar Margo Widyatno, S.S., Pemateri dari Pusat Layanan Usaha Terpadu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT UMKM Surakarta). Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan pentingnya pemanfaatan media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana membangun branding produk, membuat konten promosi yang menarik, hingga strategi meningkatkan penjualan melalui fitur-fitur yang tersedia di platform tersebut.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai kelompok usaha binaan DT Peduli, termasuk anggota Kelompok Usaha Sabun Produk dari Susu Kambing. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi praktik dan diskusi sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah pemasaran digital secara langsung.

"Alhamdulillah hari ini saya, Sri Mujiati, Anggota Kelompok Usaha Sabun Produk dari Susu Kambing DT Peduli Solo, telah mengikuti pelatihan pemasaran melalui aplikasi TikTok. Alhamdulillah jadi tahu, yang biasanya saya membuka TikTok hanya untuk belanja, checkout, atau sekadar melihat konten video, sekarang sedikit demi sedikit memahami cara menjual dan memasarkan produk melalui konten. Kebetulan pematerinya juga menyampaikan materi dengan cara yang menyenangkan sehingga kami lebih semangat dan merasa lebih fresh mengikuti pelatihan. Harapan kami, karena kami para ibu-ibu masih cukup gaptek tentang media sosial, semoga tetap mendapat pendampingan sampai benar-benar bisa melakukan penjualan dan pengiriman produk secara mandiri. Saat ini kami juga masih dalam tahap evaluasi produk dan penyempurnaan kemasan, untuk sabun susu kambing ini sendiri, proses pembuatannya hingga siap digunakan membutuhkan waktu sekitar empat minggu," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, DT Peduli Solo bersama KOPMU berharap para Anggota KUBE tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong peningkatan penjualan, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, serta menciptakan UMKM yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Program ini menjadi bagian dari komitmen DT Peduli dan KOPMU dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas usaha, sehingga pelaku UMKM mampu berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.
Baca Juga : DT Peduli Solo Hadiri Acara Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Bersama Kemenag Kota Surakarta
Penulis : Fuji
Penyunting : Cristi A. Sarif
Penilaian Pembaca
Berita Lainnya
DT Peduli Tasikmalaya Hadiri Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana Karhutla di Gedung Wakil Bupati TasikmalayaDTPEDULI.ORG | TASIKMALAYA - Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi penanggulangan bencana, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Tasikmalaya menghadiri Rapat…
Ringankan Beban Penyintas Kebakaran Ciptamulya, DT Peduli Salurkan Paket Bantuan dan Buka Pos HangatDTPEDULI.ORG | SUKABUMI – DT Peduli menyalurkan paket bantuan dan membuka Pos Hangat untuk penyintas musibah kebakaran yang melanda kawasan adat…
Meriahkan Bulan Muharram, DT Peduli Surabaya Bersama dr. Niko Gelar Khitan Gratis untuk Anak DhuafaDTPEDULI.ORG | SURABAYA - Dalam rangka memeriahkan Bulan Muharram 1448 Hijriah, DT Peduli bekerja sama dengan Praktik Umum dr. Niko menggelar Program Khitan…