Tentara Zionis Israel Culik Lima WNI Rombongan GSF 2.0

Oleh DT PeduliKabar29 Juli 2026
Tentara Zionis Israel Culik Lima WNI Rombongan GSF 2.0


DTPEDULI.ORG | JAKARTA – Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengungkapan kabar terbaru rombongan yang tergabung dalam misi kemanusian Global Sumud Flotilla 2.0. GPCI mengungkapkan, ada lima orang warga negara Indonesia (WNI) diculik oleh tentara zionis Israel di laut lepas Mediterania.

penculikan aktivis GSF WNI 2.jpg 199.59 KB
Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy mengatakan, per Senin (18/5/2026) pukul 21.20 WIB, sejumlah kapal yang ditumpangi WNI telah dicegat oleh tentara Israel. Lima WNI diculik dalam pencegatan tersebut.  

Kelima WNI yang diculik adalah Andi Angga di Kapal Josef, jurnalis Republika Bambang Noroyono di Kapal Bolarize, jurnalis Republika Thoudy Badai, jurnalis TV Tempo Andre Prasetyo Nugroho, dan jurnalis iNews Heru Rahendro yang ketiganya berada di Kapal Ozgurluk. 

"Terkini lima delegasi diculik, empat masih berlayar," kata Harfin. 

Masih ada empat WNI yang kapalnya masih berlayar sampai Senin malam. Mereka yaitu Asad Aras dan Hendro Prasetyo di Kapal Kasri Sadabad, serta Herman Budianto dan Ronggo Wirsanu di Kapal Zapyro. 

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan lepas, Mediterania Timur. 

Kementerian mencatat sedikitnya sepuluh kapal yang dikonfirmasi telah ditangkap, termasuk Kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. 

Kementerian Luar Negeri RI terus berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI, sekaligus menyiapkan langkah-langkah kontingensi, termasuk fasilitas pelindung dan percepatan proses pemulangan jika diperlukan. 

Baca juga: Israel Kepung Kapal GSF 2.0, 11 Kapal Hilang Kontak 

Sumber: Republika.co.id 

Penyunting: Agus ID 

Penilaian Pembaca

Belum ada penilaian
Seberapa bermanfaat tulisan ini?

Berita Lainnya