Tangga dan Listrik Mulai Terlihat, Madrasah Bushola Siap Menyambut Anak-Anak Palestina di Februari 2026

DTPEDULI.ORG | AMMAN – Di tengah kamp pengungsian yang membentang di wilayah Yordania, di antara debu dan panas gurun, bangunan Madrasah Bushola mulai menampakkan wujudnya. Muadrasah ini merupakan sekolah impian bagi anak-anak Palestina yang hidup dalam keterbatasan.
Pada Kamis siang (30/10/2025) itu, Muhammad Ihsan, Direktur Lembaga Pengabdian Masyarakat DT Peduli, dan Cucu Hidayat, Bendahara Yayasan DT Peduli, melangkah perlahan menyusuri lokasi pembangunan Madrasah Bushola. Matanya menatap setiap sudut bangunan dengan penuh rasa syukur. Ia menyaksikan sendiri hasil kerja keras berbulan-bulan yang kini mulai tampak nyata.
“Alhamdulillah, meskipun prosesnya tidak cepat, kemajuan yang ada sangat berarti. Dua bulan lalu tangga ini belum ada. Sekarang sudah menghubungkan hingga lantai teratas,” ujar Ihsan sambil menunjukkan tangga yang baru rampung dibangun.

Madrasah Bushola yang manjadi simbol cinta dan solidaritas lintas negara ini merupakan hasil kolaborasi beberapa lembaga kemanusiaan, di antaranya DT Peduli, Wakaf Salman ITB, dan Masjid Istiqlal Jepang, serta lembaga lainnya. Melalui sinergi ini, terkumpul donasi senilai Rp 1,1 miliar, yang digunakan untuk membangun Musala Ikhwan, jantung spiritual madrasah tersebut.
Musala ini menjadi titik awal perjalanan rohani anak-anak Palestina yang belajar di sana. Di ruang itulah nanti mereka akan melantunkan ayat-ayat suci, menghafal Al-Qur’an, dan menemukan kedamaian di tengah kerasnya realitas hidup sebagai pengungsi.
"Ikhtiar kita tidak hanya sekadar bantuan charity atau sandang dan pangan saja. Kita bersama-sama berikhtiar untuk membantu melalui pendidikan. Karena pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik, terutama bagi anak-anak Palestina yang hidup di tengah penjajahan," tutur Ihsan.

“Targetnya in syaa Allah kalau tidak ada halangan, harusnya di bulan Februari 2026 nanti sudah bisa di-launching dan bisa dipergunakan oleh seluruh siswa-siswa, anak-anak Palestina yang ada di kamp-kamp pengungsian di Yordania,” pungkas Ihsan.
Editor: Agus ID
Penilaian Pembaca
Berita Lainnya
DT Peduli Tasikmalaya Hadiri Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana Karhutla di Gedung Wakil Bupati TasikmalayaDTPEDULI.ORG | TASIKMALAYA - Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi penanggulangan bencana, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Tasikmalaya menghadiri Rapat…
Ringankan Beban Penyintas Kebakaran Ciptamulya, DT Peduli Salurkan Paket Bantuan dan Buka Pos HangatDTPEDULI.ORG | SUKABUMI – DT Peduli menyalurkan paket bantuan dan membuka Pos Hangat untuk penyintas musibah kebakaran yang melanda kawasan adat…
Meriahkan Bulan Muharram, DT Peduli Surabaya Bersama dr. Niko Gelar Khitan Gratis untuk Anak DhuafaDTPEDULI.ORG | SURABAYA - Dalam rangka memeriahkan Bulan Muharram 1448 Hijriah, DT Peduli bekerja sama dengan Praktik Umum dr. Niko menggelar Program Khitan…