Puluhan Jenazah Ditangani, Relawan DT Peduli Jalani Tugas hingga Dini Hari

DTPEDULI.ORG | BANDUNG BARAT – Menjadi petugas pemulasaraan jenazah di lokasi bencana bukanlah tugas biasa. Tugas ini menuntut keteguhan hati, kesiapan fisik, dan keikhlasan yang mendalam, karena yang dihadapi bukan hanya jenazah, tetapi juga duka keluarga yang menanti kepastian.
Di tengah proses pencarian korban yang masih tertimbun, DT Peduli turut mengemban amanah lain, yakni pemulasaraan jenazah para korban bencana. Sebanyak empat relawan DT Peduli diterjunkan khusus untuk tugas ini. Dua relawan Ikhwan (laki-laki) dan dua relawan akhwat (perempuan).
Salah satunya adalah Sangaji Ahmad atau akrab dipanggil Aji, yang dipercaya menjadi koordinator pemulasaraan jenazah oleh Tim DVI dan Tim SAR Gabungan di lokasi bencana Cisarua.
Aji menuturkan, tugas ini merupakan amanah yang sangat besar, terlebih ketika harus berhadapan langsung dengan keluarga korban serta kondisi kerja yang berlangsung dari sore hingga dini hari.
“Jujur, ini amanah yang besar. Kami berhadapan dengan jenazah yang kondisinya semakin lama bisa semakin memburuk dan berisiko dari sisi kesehatan. Di sisi lain, kami juga bertemu keluarga yang terus menunggu kabar anggota keluarganya yang hilang,” ungkapnya.

Hingga Rabu (28/01/2026), tercatat sekira 35 jenazah telah ditangani dalam proses pemulasaraan di lokasi bencana tersebut. Selama menjalankan amanah ini, Aji mengaku mendapatkan pengalaman yang begitu membekas dan sulit dilupakan.
“Momen yang paling berat adalah saat menenangkan keluarga korban yang masih cemas menunggu kepastian. Ketika setiap ambulans datang, selalu ada pertanyaan, ‘Siapa yang dibawa?’ Itu mengingatkan saya pada pengalaman pribadi saat kehilangan ayah saya,” tuturnya.
Di balik tugas yang sunyi dan jarang terlihat, para relawan pemulasaraan jenazah hadir menjaga kehormatan terakhir para korban. Dengan doa, kesabaran, dan keikhlasan, mereka berusaha menunaikan amanah ini sebaik mungkin, agar setiap jenazah dapat kembali kepada keluarganya dengan layak, dan setiap duka mendapatkan ruang untuk ditenangkan.
Baca juga: Kisah Pilu Teti Kehilangan 13 Anggota Keluarga saat Longsor Cisarua
Penulis: Astri
Penyunting: Agus ID
Penilaian Pembaca
Berita Lainnya
DT Peduli Tasikmalaya Hadiri Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana Karhutla di Gedung Wakil Bupati TasikmalayaDTPEDULI.ORG | TASIKMALAYA - Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi penanggulangan bencana, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Tasikmalaya menghadiri Rapat…
Ringankan Beban Penyintas Kebakaran Ciptamulya, DT Peduli Salurkan Paket Bantuan dan Buka Pos HangatDTPEDULI.ORG | SUKABUMI – DT Peduli menyalurkan paket bantuan dan membuka Pos Hangat untuk penyintas musibah kebakaran yang melanda kawasan adat…
Meriahkan Bulan Muharram, DT Peduli Surabaya Bersama dr. Niko Gelar Khitan Gratis untuk Anak DhuafaDTPEDULI.ORG | SURABAYA - Dalam rangka memeriahkan Bulan Muharram 1448 Hijriah, DT Peduli bekerja sama dengan Praktik Umum dr. Niko menggelar Program Khitan…