Dinding Kayu Tak Lagi Pilu: Air Mata Haru Acil Jamsah Saat DT Peduli Kalsel Wujudkan Rumah Impian

DTPEDULI.ORG | BARITO KUALA – Di bawah langit Barito Kuala yang teduh, sebuah mimpi besar perlahan terwujud. Pada Kamis, (22/1), Tim Daarut Tauhiid (DT) Peduli Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mengetuk pintu rumah Acil Jamsah, tidak hanya membawa bantuan material, melainkan harapan baru yang telah lama ia langitkan dalam doa-doanya.
Penyaluran dana tahap kedua untuk Program Renovasi Rumah ini menjadi babak baru bagi Acil Jamsah. Setelah bertahun-tahun harus bertahan di balik dinding kayu yang kusam dan atap yang kerap kali tak mampu menahan derasnya air hujan, kini hunian yang lebih layak mulai nyata di depan mata.
Rumah lama Acil Jamsah jauh dari kata layak. Kayu-kayu yang mulai melapuk dan lantai yang sering kali terendam air saat pasang, menjadi saksi bisu perjuangan hidupnya yang penuh keterbatasan. Namun, melalui amanah dari para donatur, DT Peduli Kalsel hadir untuk merajut kembali senyum yang sempat pudar.
"Kami tidak hanya membangun dinding dan atap, tapi kami sedang membangun kembali martabat dan kenyamanan hidup saudara kita," kata Syarwani, Staf Marketing DT Peduli Kalsel.
Proses renovasi tahap kedua ini difokuskan pada pemasangan dinding agar hunian ini kokoh menghadapi cuaca hujan yang sering melanda wilayah pesisir sungai.
Sambil menyapu air mata yang mengalir di pipinya yang mulai keriput, Acil Jamsah mencoba merangkai kata-kata syukur yang sempat tertahan di tenggorokan.
"Saya tidak pernah mengira di hari tua ini bisa punya rumah yang bagus. Dulu kalau hujan deras, saya cuma bisa duduk diam di sudut rumah sambil berdoa supaya atapnya tidak terbang. Hari ini, melihat orang-orang baik dari DT Peduli datang lagi, saya merasa Allah sangat sayang sama saya. Terima kasih para donatur, hanya doa yang bisa saya balas untuk kebaikan semuanya," tuturnya.
Penyaluran tahap kedua ini merupakan bukti nyata transparansi dan komitmen DT Peduli Kalsel dalam mengawal setiap rupiah titipan donatur hingga tuntas. Program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) ini diharapkan tidak hanya berhenti di Acil Jamsah, namun bisa terus menjangkau pelosok Kalimantan Selatan lainnya.
Terakhir, DT Peduli Kalsel mengajak untuk terus menjadi jembatan kebaikan, karena bagi mereka, bantuan kita bukan sekadar renovasi fisik, melainkan bukti bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi kerasnya hidup.
Baca Juga : DT Peduli Kalsel Bantu Lunasi UKT dan Bekali Penerima Beasiswa Literasi Finansial
Penulis : Hery
Penyunting : Cristi A. Sarif
Penilaian Pembaca
Berita Lainnya
DT Peduli Tasikmalaya Hadiri Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana Karhutla di Gedung Wakil Bupati TasikmalayaDTPEDULI.ORG | TASIKMALAYA - Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi penanggulangan bencana, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Tasikmalaya menghadiri Rapat…
Ringankan Beban Penyintas Kebakaran Ciptamulya, DT Peduli Salurkan Paket Bantuan dan Buka Pos HangatDTPEDULI.ORG | SUKABUMI – DT Peduli menyalurkan paket bantuan dan membuka Pos Hangat untuk penyintas musibah kebakaran yang melanda kawasan adat…
Meriahkan Bulan Muharram, DT Peduli Surabaya Bersama dr. Niko Gelar Khitan Gratis untuk Anak DhuafaDTPEDULI.ORG | SURABAYA - Dalam rangka memeriahkan Bulan Muharram 1448 Hijriah, DT Peduli bekerja sama dengan Praktik Umum dr. Niko menggelar Program Khitan…